Whatsapp

Kecanduan Sosmed Berdampak Positif ke Industri Kecantikan

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG -- Kecanduan masyarakat indonesia menggunakan aplikasi sosial media (sosmed), tak selamanya berkonotasi negatif. Ada juga, dampak positif dari penggunaan sosial media ini.

Salah satunya, ke industri kecantikan dan perawatan kulit. Demi eksistensinya, di sosial media banyak masyarakat yang mulai menggunakan berbagai produk perawatan kulit.

Menurut Rizki Ananda Musa owner dari CV Skin Solution, memasuki tahun 2021, masyarakat Indonesia terutama kaum hawa sedang gandrung memiliki kulit yang bersih ditambah perpaduan pola berpakaian yang cukup fashionable. Sehingga, kata Rizki, kolaborasi antara dunia kecantikan dengan dunia fashion sangat erat. 

" Keterkaitan antara fashion dan skincare sangat erat, karena fashion itu tidak akan jauh dari kosmetik. Misalnya, ketika memilih baju pasti akan dipadukan dengan riasan wajah, " ujar Rizki usai mengikuti acara fashion show virtual di TransHotel Bandung, Rabu petang (17/3).

Menurutnya, skincare juga mulai di gandrungi oleh kaum pria karena sekarang banyak kaum pria yang mulai merawat tubuhnya walaupun tidak sebanyak wanita. "Beautiess salah satu brand dari CV Skin solution juga akan membuat produk untuk pria. Dan tidak hanya itu juga, kami pun akan membuat produk untuk anak-anak dengan bahan yang alami dan aman tentu nya," kata Rizki.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 3 bulan pertama tahun ini produksi industri pakaian jadi tumbuh sebesar 29,19 persen secara tahunan. Sementara  pasar kecantikan dan perawatan diri di Indonesia diperkirakan mencapai 6,03 miliar dolar Amerika dan angka tersebut, akan tumbuh menjadi 8,46 miliar dolar Amerika pada 2022.

Terkait support dari CV Skin solution dalam gelaran fashion show Virtual, menurut Rizki, perusahaanya sangat mendukung acara ini. Bentuk dukungan nya adalah selain menjadi sponsor dari acara tersebut juga turut serta mempersiapkan produk-produk yang akan di pakai oleh para MUA untuk mempercantik para model nya. 

"Saya berharap para pelaku usaha di bidang fashion ini bisa terus berkarya dan selalu diterima di pasar Tanah Air," katanya. 


Sumber: https://m.republika.co.id/berita/qq50br396/kecanduan-sosmed-berdampak-positif-ke-industri-kecantikan

Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again